Jurnal Ekonomi

  1. Analisis Efisiensi Ekonomi Usahatani Murbei dan Kokon di Kabupaten Enrekang
  2. Efficiency of Small Landholders in Eastern Paraguay
  3. Analysis of the technical efficiency of rice farms in Ijesha Land of Osun State, Nigeria
  4. Analysis of the technical efficiency of rice farms in Ijesha Land of Osun State, Nigeria
  5. Choosing between the AIDS and Rotterdam models: A meat demand analysis case study
  6. Keragaan Pasar Kerja Pertanian-Nonpertanian dan Migrasi Desa-Kota: Telaah Periode Krisis Ekonomi
  7. Analisis Daya Saing Komoditi Jagung dan Dampak Kebijakan Pemerintah Terhadap Agribisnis Jagung di Nusa Tenggara Barat Pasca Krisis Ekonomi
  8. Keragaan Kesempatan Kerja di Sektor Pertanian dan Pengaruhnya Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Pedesaan
  9. Kebijakan Operasi Pasar dan Pasar Bebas di Nanggroe Aceh Darussalam
  10. Analisis Permintaan Kedelai di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah
  11. Analisis Kelayakan Finansial Lada Hitam (Studi Kasus di Propinsi Lampung)
  12. Analisis Keunggulan Komparatif dan Kompetitif Komoditas Kentang dan Kubis di Wonosobo Jawa Tengah
  13. Peranan Sektor Luar Pertanian Terhadap Kesempatan Kerja dan Pendapatan di Pedesaan Berbasis Lahan Kering
  14. Rural non-farm livelihoods in transition economies: emerging issues and policies
  15. The Impacts of Beef Prices and VAT on Chicken Meat Consumption: A Partial Equilibrium Approach
  16. Analisis Permintaan dan Penawaran Dana Rumah Tangga Petani Sawah di Sulawesi Selatan: Penerapan Household Farm Model
  17. Sistem Transportasi Perdagangan Ternak Sapi dan Implikasi Kebijakan di Indonesia
  18. Tinjauan Kebijakan Pengembangan Agribisnis Sapi Potong
  19. Mengembalikan Status Wilayah Nusa Tenggara Sebagai Gudang Ternak
  20. Sistem Integrasi Tanaman-Ternak dalam Perspektif Reorientasi Kebijakan Subsidi Pupuk dan Peningkatan Pendapatan Petani
  21. Reformasi Irigasi dalam Kerangka Pengelolaan Terpadu Sumberdaya Air
  22. Kebijakan Ekonomi Industri Agribisnis Sapi Perah di Indonesia
  23. Analisis Sosial Ekonomi dan Strategi Pencapaian Swasembada Daging 2010
  24. Pengembangan Sistem Integrasi Padi-Ternak dalam Upaya Pencapaian Swasembada Daging di Indonesia: Suatu Tinjauan Evaluasi
  25. Pengelolaan Infrastruktur Irigasi dalam Kerangka Ketahanan Pangan Nasional
  26. Analisis Bantuan Pinjaman Langsung Masyarakat (BPLM): Kasus Pengembangan Usaha Ternak Sapi di Provinsi Sulawesi Selatan
  27. Kebijakan Pengembangan Inovasi dan Investasi Infrastruktur untuk Peningkatan Partisipasi dan Pendapatan Petani
  28. Analisis Kebijakan Peningkatan Pertumbuhan PDB Subsektor Peternakan di Indonesia
  29. Fluktuasi Harga, Transmisi Harga dan Marjin Pemasaran Sayuran dan Buah
  30. Ketahanan dan Stabilitas Pasokan, Permintaan, dan Harga Komoditas Pangan
  31. Penganekaragaman Konsumsi Pangan di Indonesia: Permasalahan dan Implikasi Kebijakan dan Program
  32. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility) dalam Perspektif Kebijakan Pembangunan Pertanian
  33. Perubahan Perdagangan Pangan Global dan Putaran Doha WTO: Implikasi buat Indonesia
  34. Strategi Peningkatan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Rawan Pangan
  35. Evaluasi Kebijakan Subsidi Benih Jagung Kasus Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan
  36. Profil Teknologi pada Usahatani Padi dan Implikasinya Terhadap Peran Pemerintah
  37. Strategi Kebijakan Pembangunan Pertanian di Papua Barat
  38. Nilai Strategis Industri Sawit
  39. Optimalisasi Kebijakan Kredit Program Pertanian di Indonesia
  40. Kebijakan Subsidi Pupuk: Tinjauan Terhadap Aspek Teknis, Manajemen dan Regulasi
  41. Analisis dan Kinerja Program Dana Penguatan Modal Lembaga Usaha Ekonomi Perdesaan (DPM LUEP)
  42. Rancang Bangun Sinergi Kebijakan Agropolitan dan Pengembangan Ekonomi Lokal Menunjang Percepatan Pembangunan Wilayah
  43. Mendudukkan Komoditas Mangga Sebagai Unggulan Daerah dalam Suatu Kebijakan Sistem Agribisnis
  44. Kebijakan Pengendalian Harga Daging Sapi Nasional
  45. Praktek Subsidi Ekspor Beras di Negara Lain: Mungkinkah Diterapkan di Indonesia?
  46. Dukungan Kebijakan untuk Adaptasi Risiko Perubahan Iklim: Peran Keuangan Mikro
  47. Pendirian Bank Pertanian di Indonesia: “Apakah Agenda Mendesak”?
  48. Krisis Global Pangan-Energi-Finansial: Dampak dan Respon Kebijakan Ketahanan Pangan dan Pengentasan Kesmiskinan
  49. Dinamika Ekonomi Ketenagakerjaan Indonesia: Permasalahan dan Kebijakan Strategis Pengembangan
  50. Pengembangan Ekonomi Tembakau Nasional: Kebijakan Negara Maju dan Pembelajaran Bagi Indonesia
  51. Tinjauan Teori Perdagangan Internasional dan Keunggulan Kooperatif
  52. Peningkatan Efisiensi Penggunaan Air Irigasi Melalui Penerapan Iuran Irigasi Berbasis Nilai Ekonomi Air Irigasi
  53. Suatu Gagasan Tentang Peternakan Masa Depan dan Strategi Mewujudkannya
  54. Ekonomi Padi di Asia: Suatu Tinjauan Berbasis Kajian Komparatif
  55. Strategi Agicultural-Demand-Led-Industrialization dalam Perspektif Peningkatan Kinerja Ekonomi dan Pendapatan Petani
  56. Kajian Kritis Terhadap Pelaksanaan Pembangunan Perdesaan di Indonesia
  57. Meningkatkan Efektivitas Kebijakan Konversi Lahan
  58. Dinamika Agribisnis Tembakau Dunia dan Implikasinya Bagi Indonesia
  59. Diversifikasi Sebagai Salah Satu Pilar Ketahanan Pangan
  60. Industri dan Perdagangan Gula di Indonesia: Pembelajaran dari Kebijakan Zaman Penjajahan-Sekarang
  61. Lembaga Informal Pembiayaan Mikro Lebih Dekat dengan Petani
  62. Fenomena dan Strategi Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Pengendalian Konversi Lahan Sawah di Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat
  63. Family-coping Strategies in Maintaining Welfare During the Economic Crisis in Indonesia: a Case Study in Rural and Urban Areas in Bogor, West Java, Indonesia
  64. Analisa Keseimbangan Sistem Penawaran dan Permintaan Beras di Indonesia
  65. Market Conduct of the Corn Seed Producers: Multinastionals versus Local Companies
  66. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Ekonomi Rumah Tangga Petani di Kelurahan Setugede Kota Bogor
  67. Faktor Penentu Tingkat Efisiensi Teknik Usahatani Cabai Merah di Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong
  68. Dampak Kebijakan Ekonomi di Sektor Agroindustri Terhadap Kemiskinan dan Distribusi Pendapatan Rumah Tangga di Indonesia: Analisis Simulasi dengan Sistem Neraca Sosial Ekonomi
  69. Analisis Integrasi Pasar Beras di Bengkulu
  70. Dampak Kebijakan Harga Pangan dan Kebijakan Moneter Terhadap Stabilitas Ekonomi Makro
  71. Dampak Penurunan Bantuan Domestik Terhadap Kinerja Ekonomi Komoditas Pertanian Indonesia: Analisis Simulasi Kebijakan
  72. Analisis Keberlanjutan Wilayah Perbatasan Kalimantan Barat – Malaysia untuk Pengembangan Agropolitan
  73. Peranan Industri Berbasis Perkebunan dalamPertumbuhan Ekonomi dan Pemerataan: Pendekatan Sistem Neraca Sosial Ekonomi
  74. Perilaku Ekonomi Rumah Tangga Petani Sayuran pada Kondisi Risiko Produksi dan Harga di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung
  75. Dampak Konversi Lahan Pertanian Terhadap Kesejahteraan Petani dan Perkembangan Wilayah: Studi Kasus di Daerah Bandung Utara
  76. Perkiraan Dampak Kebijakan Proteksi dan Promosi Terhadap Ekonomi Hortikultura Indonesia
  77. Analisis Indeks dan Status Keberlanjutan Sistem Ketersediaan Beras di Beberapa Wilayah Indonesia
  78. Peranan Sektor Tembakau dan Industri Rokok dalam Perekonomian Indonesia: Analisis Tabel IO Tahun 2000
  79. Analisis Kinerja Program Bantuan Pinjaman Langsung Masyarakat Melalui Pondok Pesantren di Madura
  80. Dampak Konversi Jagung Sebagai Etanol di Pasar Dunia Terhadap Ketersediaan Jagung di Indonesia
  81. Analisis Keberlanjutan Perkebunan Kakao Rakyat di Kawasan Perbatasan Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Timur
  82. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produksi, Konsumsi, dan Harga Beras Serta Inflasi Bahan Makanan
  83. Efisiensi dan Daya Saing Usahatani Tembakau dan Tebu di Jawa Timur dan Jawa Tengah
  84. Dualisme dalam Sektor Manufaktur Indonesia: Sebuah Uji Hipotesis dengan Analisis Input-Output
  85. Getting State Rural Policy Right: Definitions, Growth, and Program Eligibility
  86. A General Equilibrium Analysis of the Impact of Climate Change on Agriculture in the People’s Republic of China
  87. Economics of Child Labour among Farm Households in the Central Region of Nigeria
  88. An Economic Analysis of a Smallholder Meat Rabbit Production System
  89. On The Estimation of The Supply Function of The Hungarian Pork Market
  90. Technical Efficiency of Family Poultry Production in Niger-Delta, Nigeria
  91. An Examination of Technical, Economic and Allocative Efiiciency of Small Farms: The Case Study of Cassava Farmers in Otsun State of Nigeria
  92. Production Efficiency in Yam Based Enterprises in Ekiti State, Nigeri
  93. Determinants of Technical Efficiency in Gari Processing in Delta State Nigeria
  94. The transmission process of supply and demand shocks in Czech meat commodity chain
  95. Measuring Technical Efficiency of Water Leaf (Talinum triangulare) Production in Akwa Ibom State, Nigeria
  96. Estimation of Farm Level Technical Efficiency in Smallscale Swamp Rice Production in Cross River State of Nigeria: A Stochastic Frontier Approach
  97. Rural Poverty: Why Should States Care and What Can State Policy Do?
  98. Technical Efficiency in Food Crop Production in Oyo State, Nigeria
  99. An Analysis of Productivity and Technical Efficiency of Smallholder Cocoa Farmers in Nigeria
  100. Penerapan Model Dinamis dalam Sistem Penawaran dan Permintaan Beras di Indonesia
  101. Beberapa Alternatif Pendekatan Untuk Mengukur Efisiensi atau In-Efisiensi dalam Usahatani
  102. Technical Efficiency of Poultry Egg Producers in Oyo State of Nigeria
  103. Productivity and Technical Efficiency of Poultry Egg Production in Nigeria
  104. The Political Economy of Highly Pathogenic Avian Influenza in Cambodia
  105. Effects of climate change on global food production under SRES emissions and socio-economic scenarios
  106. Implication of Tenancy Status on Productivity and Efficiency: Evidence from Fiji
  107. Estimation of Technical Efficiency and It’s Determinants in the Tea Small Holding Sector in the Mid Country Wet Zone of Sri Lanka
  108. Changes in Labour Market and Domestic Agriculture
  109. An Exogeneity Test for a Simultaneous Equation Tobit Model with an Application to Labor Supply
  110. World Market Condition and Its Impact on The Performance of National Coffee Industry
  111. Pengembangan Potensi Ayam Lokal Untuk Menunjang Peningkatan Kesejahteraan Petani
  112. Program Pengembangan Agribisnis Kedelai dalam Peningkatan Produksi dan Pendapatan Petani
  113. Strategi Peningkatan Produksi Kedelai Sebagai Upaya Untuk Memenuhi Kebutuhan di Dalam Negeri Dan Mengurangi Impor
  114. Membentuk Harga Referensi CPO Dunia di Indonesia
  115. Land Use Change and Recommendation for Sustainable Development of Peatland for Agriculture: Case Study at Kubu Raya and Pontianak Districts, West Kalimantan
  116. Assessing Global Climate Variability Under Coldest and Warmest Periods at Different Latitudinal Regions
  117. Potensi Sapi Pesisir dan Upaya Pengembangannya di Sumatera Barat
  118. Kajian Kebijakan Harga Pangan Nonberas dalam Konteks Ketahanan Pangan Nasional
  119. Kebijakan Subsidi Pupuk: Ditinjau Kembali
  120. Pengembangan Usaha Ternak Sapi Potong Berorientasi Agribisnis dengan Pola Kemitraan
  121. Pengembangan Potensi Ayam Lokal Untuk Menunjang Peningkatan Kesejahteraan Petani
  122. Analisis Finansial dan Keuntungan yang Hilang dari Pengurangan Emisi Karbon Dioksida pada Perkebunan Kelapa Sawit
  123. Pemanfaatan Komoditas Pangan Lokal Sebagai Sumber Pangan Alternatif di Papua
  124. Pola Pelayanan Pembiayaan Sistem Kredit Mikro Usaha Tani di Tingkat Pedesaan
  125. Strategi Pengembangan Industri Biodiesel Berbasis Kelapa di Maluku
  126. Pembangunan Pertanian Berkelanjutan Melalui Kemitraan Usaha
  127. Strategi dan Inovasi Teknologi Peningkatan Produktivitas Jambu Mete di Nusa Tenggara
  128. Sistem Agribisnis Lada dan Strategi Pengembangannya
  129. Sistem Usaha Tani Terintegrasi Tanaman-Ternak Sebagai Respons Petani Terhadap Faktor Risiko
  130. Kebijakan Strategis Usaha Pertanian dalam Rangka Peningkatan Produksi dan Pengentasan Kemiskinan
  131. Alternatif Kebijakan Pengendalian Konversi Lahan Sawah Beririgasi di Indonesia
  132. Agricultural Land Conversion As a Threat To Food Security and Environmental Quality
  133. Strategi Mempertahankan Multifungsi Pertanian di Indonesia
  134. Pemberdayaan Petani Kelapa dalam Upaya Peningkatan Pendapatan
  135. Minyak Sawit Tahun 2010 (Sementara) Mengalami Penurunan Daya Saing Terhadap Minyak Kedelai: Bagaimana Perkiraan Ke Depan?
  136. Dampak Sosial Ekonomi Prima Tani Kabupaten Buleleng
  137. Peluang Pengembangan Asuransi Pertanian di Indonesia
  138. Petani Kelapa Sawit (Sementara) Tertolong dari Petaka Dampak Krisis Finansial Global
  139. Membangun Sinergi Usaha Petani Kentang-Swasta dengan Kemitraan Pemasaran
  140. Ternak Mendukung Ketahanan Pangan di Pedesaan
  141. PUAP untuk Kesejahteraan Rakyat
  142. Memberdayakan Masyarakat Pedesaan Melalui Program LM3
  143. Dampak Kenaikan Harga BBM terhadap Laba Usaha Tani dan Konsumsi Rumah Tangga Petani
  144. Peran Lembaga Mediator dalam Membantu Penyediaan Modal Usaha Tani
  145. Diversifikasi Usaha Petani pada Lahan Marginal
  146. Stabilisasi Harga Minyak Goreng
  147. Konsep Multifungsi untuk Revitalisasi Pertanian
  148. Inovasi untuk Ketahanan Pangan
  149. Diversifikasi Konsumsi Pangan Masih Wacana
  150. Inovasi Efisiensi Pemupukan Padi
  151. Apakah Revitalisasi Pertanian?
  152. Analisis Ekspor Komoditi Pertanian dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kesempatan Kerja di Sulawesi Selatan
  153. Wheat Productivity, Efficiency, and Sustainability: A Stochastic Production Frontier Analysis
  154. The Low Input Farming Sector in Sub-Saharan Africa: Lessons and Experiences
  155. Agriculture Finance and Credit Infrastructure – Conditions, Policies and Channels
  156. An Efficiency Analysis of Punjab’s Cotton-Wheat System
  157. Technical efficiency of traditional and hybrid maize farmers in Nigeria: Comparison of alternative approaches
  158. Agricultural Credit Constraints and Borrowing Behavior of Farmers in Rural Punjab Crop diversification decisions: the case of vanilla in Uganda
  159. Agricultural credit problems and policies during the transition to a market economy in Central and Eastern Europe
  160. Property rights and the political organization of agriculture
  161. Structural Problems in Hungarian Agriculture after The Political Turnover
  162. Agriculture and Pro-Poor Growth: An Asian Perspective
  163. Comparative and Competitive Advantage of the Shrimp Industry in Mekong River Delta, Vietnam
  164. The Impact of Integrated Pest Management Technology on Insecticide Use in Soybean Farming in Java, Indonesia: Two Models of Demand for Insecticides
  165. The political economy of public research investment and commodity policies in agriculture: an empirical study
  166. The Role of Economists in Liberalizing Swedish Agriculture
  167. Pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB) dan Inflasi Dalam Negeri Terhadap Nilai Impor Migas Indonesia Periode 1993-2005
  168. Determinants of Technical Inefficiency on Farm Production: Tobit Analysis Approach to The NDE Farmers in Ondo State, Nigeria
  169. Technical, Economic, and Allocative Efficiency in Peasant Farming: Evidence from The Dominican Republic
  170. Technical Efficiency of Cassava farmers in South Eastern Nigeria, Stochastic Frontier Approach
  171. Technical Efficiency df Youth Participation in Agriculture: a Case Study of The Youth-in-Agriculture Programme in Ondo State, South Western Nigeria
  172. Measurement of Farm Level Efficiency of Broiler Production in Uyo, Akwa Ibom State, Nigeria
  173. An Analysis of Productivity and Technical Efficiency of Smallholder Cocoa Farmers in Nigeria
  174. Resource Use Efficiency in Urban Farming: An Application of Stochastic Frontier Production Function
  175. Farm Location and Determinants of Agricultural Productivity in The Oke-Ogun Area of Oyo State, Nigeria
  176. Sources of Technical Efficiency among Smallholder Maize Farmers in Osun State in Nigeria
  177. Determinants of Yam Production and Economic Efficiency Among Small-Holder Farmers in Southeastern Nigeria
  178. An Examination of Technical, Economic and Allocative Efficiency of Small Farms: The Case Study of Cassava Farmers in Osun State of Nigeria
  179. Resource Use Efficiency in Arable Crop Production Among Smallholder Farmers in Owerri Agricultural Zone Of Imo State, Nigeria
  180. Technical efficiency of traditional and hybrid maize farmers in Nigeria: Comparison of alternative approaches
  181. Technical Efficiency of Men and Women Upland Rice Farmers in Osun State, Nigeria
  182. Resource Use Efficiency of Maize Farmers in Rural Nigeria: Evidence from Ekiti State
  183. Measurement of Technical Efficiency and Its Determinants in Crop Production in Lafia Local Government Area Of Nasarawa State, Nigeria
  184. Impact of FADAMA II project on income of tomato farmers in Niger State, Nigeria
  185. Economic Efficiency of Small Scale Food Crop Production in Nigeria: A Stochastic Frontier Approach
  186. Efficiency of Resource-use and Elasticity of Production among Cattish Farmers in Kaduna, Nigeria
  187. Technical efficiency in farming: a meta-regression analysis
  188. Analisis Efisiensi Ekonomi dan Daya Saing Jagung pada Lahan Kering di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan
  189. Resource Management on Cassava-Based Mix Cropping Systems in Imo State, Nigeria
  190. Relative Technical Efficiency of Credit and Non-Credit User Crop Farmers
  191. Allocative Efficiency in Pond Fish Production in Delta State, Nigeria: A Production Function Approach
  192. Gender and Cost Efficiency in Maize Production in Oyo State of Nigeria
  193. Determinants of Technical Efficiency of Urban Farming in Uyo Metropolis of Akwa Ibom State, Nigeria
  194. Comparative Efficiency of Mechanized and Non-Mechanized Farms in Oyo State of Nigeria: A Stochastic Frontier Approach
  195. An Evaluation of Groundnut Proceesing by Women in a Rural Area of North Central Nigeria
  196. Technical Efficiency of Traditional and Non-Traditional Crop Production: A Case Study from Haiti
  197. Sensitivity and Uncertainty Analysis: Applications to Small-land Scale Agriculture Systems in Nigeria
  198. Impact of National FADAMA Development Project II on Smallscale Farmers’ Income in Ogun State: Implications for Agricultural Financing in Nigeria
  199. Comparative Analysis of Resource Use Efficiency in Rice Production Systems in Abia State of Nigeria
  200. Determinants of gender efficiency of small-holder cocoyam farmers in Nsukka agricultural zone of Enugu State, Nigeria
  201. Productivity and Technical Efficiency of Small-scale Rice Farmers in Adamawa State, Nigeria
  202. An Analysis of Technical Efficiency of Beekeeping Farms in Oyo State, Nigeria
  203. Agricultural Intensification and Efficiency of Food Production in the Rainforest Belt of Nigeria
  204. Technical Efficiency among Peasant Farmers Participating in Natural Resource Management Programmes in Central America
  205. A Review of Literature on Productive Efficiency in Agricultural Production
  206. Assessing Production Efficiency of Dairy Farms in Burdur Province, Turkey
  207. A Profitability Analysis of Investment of Peach and Apple Growing in Turkey
  208. Economic Assessment of Hazelnut Production and the Importance of Supply Management Approaches in Turkey
  209. Crop Coefficient of Haricot Bean at Melkassa, Central Rift Valley of Ethiopia
  210. Farm Household Production Theories: A Review of “Institutional” and “Behavioral” Responses
  211. Farm Household Production Efficiency: Evidence from The Gambia
  212. Assessing the Technical and Allocative Efficiency of U.S. Organic Producers
  213. Farm Productivity, Efficiency and Profitability in Fiji’s Sugar Industry
  214. The Impacts of Farm Financial Structure on Production Efficiency
  215. Efficiency Analysis of Developing Country Agriculture: A Review of the Frontier Function Literature
  216. Technical Efficiency and its Determinants in Potato Production, Evidence from Punjab, Pakistan
  217. Strategi Pengembangan Agroindustri Berbasis Kakao di Indonesia
  218. Efisiensi Usaha Pemasaran Padi Oleh KUD yang Berperan Sebagai Penjamin Harga Dasar di Tingkat Petani (Studi Kasus di Tiga Desa di Kecamatan Rengas Dengklok, Karawang, Jawa Barat)
  219. Determinations of Economic Efficiency in Production Traits and Herd Life of Dairy Cattle in Iran
  220. Classification variables of cattle farms in the mountains of León, Spain
  221. Analisis Pemasaran dan Tataniaga Anggur di Bali
  222. Perilaku Petani dalam Pengalokasian Sumberdaya Untuk Mencapai Pendapatan Maksimum di Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Donggala (Suatu Analisis Linear Programming)
  223. Analisis Sistem Pemasaran Gabah/Beras (Studi Kasus Petani Padi di Sumatra Utara)
  224. Dampak Mobilitas Tenaga Kerja Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Pedesaan
  225. Analisis Ekonomi Usaha Mikro pada Home Industri Penyadapan Gula Aren
  226. Manfaat Sosial Ekonomi Proyek Pelatihan Pengendalian Hama Terpadu Bagi Petani dan Prospeknya di Masa Mendatang
  227. Analisis Efisiensi Pemasaran Karang Hias di Pulau Panggang, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
  228. Analisis Efisiensi Pemasaran Kentang di Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci, Jambi
  229. Tataniaga Komoditi Markisa (Studi Kasus: Nagari Alahan Panjang, Kabupaten Solok)
  230. Analisis Marjin Pemasaran Cabe(Capsicum Annum Var Langum) di Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa
  231. Analisis Finansial Usaha Agroindustri Gula Aren (Suatu Kasus di Desa Tuhaha Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku)
  232. Analisis Usahatani dan Keragaan Marjin Pemasaran Jeruk di Kabupaten Karo
  233. Analisis Tataniaga Kentang di Propinsi Sumatera Utara
  234. Analisis Kelayakan Finansial Usahatani Kapas Transgenik di Sulawesi Selatan
  235. Kelayakan Finansial Usaha Produksi Tahu UPT Produksi dan Jasa Politeknik Negeri Lampung
  236. Analisis Pemasaran dan Tataniaga Anggur di Bali
  237. Perilaku Petani dalam Pengalokasian Sumberdaya Untuk Mencapai Pendapatan Maksimum di Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Donggala (Suatu Analisis Linear Programming)
  238. Analisis Sistem Pemasaran Gabah/Beras (Studi Kasus Petani Padi di Sumatra Utara)
  239. Dampak Mobilitas Tenaga Kerja Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Pedesaan
  240. Analisis Ekonomi Usaha Mikro pada Home Industri Penyadapan Gula Aren
  241. Manfaat Sosial Ekonomi Proyek Pelatihan Pengendalian Hama Terpadu Bagi Petani dan Prospeknya di Masa Mendatang
  242. Analisis Efisiensi Pemasaran Karang Hias di Pulau Pang gang, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
  243. Analisis Efisiensi Pemasaran Kentang di Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci, Jambi
  244. Tataniaga Komoditi Markisa (Studi Kasus: Nagari Alahan Panjang, Kabupaten Solok)
  245. Analisis Marjin Pemasaran Cabe(Capsicum Annum Var Langum) di Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa
  246. Analisis Finansial Usaha Agroindustri Gula Aren (Suatu Kasus di Desa Tuhaha Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku)
  247. Analisis Usahatani dan Keragaan Marjin Pemasaran Jeruk di Kabupaten Karo
  248. Analisis Tataniaga Kentang di Propinsi Sumatera Utara
  249. Analisis Kelayakan Finansial Usahatani Kapas Transgenik di Sulawesi Selatan
  250. Implementasi Kebijakan Perberasan di Tingkat Petani: Kinerja dan Perspektif ke Depan
  251. Merauke Integrated Rice Estate (MIRE): Kebangkitan Ketahanan dan Kemandirian Pangan dari Ufuk Timur Indonesia
  252. Pembangunan Perekonomian Perdesaan Berbasis Agribisnis Jagung di Provinsi Gorontalo
  253. The Technical Efficiency Analysis – Case of Agricultural Basic Industry in Slovakia
  254. Technical Efficiency of Corn Production in Main Producing Region in China Based on DEA-Tobit
  255. Analisis Titik Impas Agribisnis Ternak Kambing Peranakan Ettawah di Kecamatan Sambong Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah
  256. Analisis Risiko Produksi Usahatani Kedelai pada Berbagai Tipe Lahan di Sulawesi Selatan
  257. Dampak Penerapan Teknologi Usahatani Kedelai di Agrosistem Lahan Kering Terhadap Pendapatan Petani
  258. Analisis Efektifitas Metode Penyuluhan pada Masyarakat Pesisir di Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan
  259. Analisis Pendapatan Peternakan Sapi Potong di Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru
  260. Strategi Pengembangan Usaha Sapi Perah di Kabupaten Enrekang
  261. Hubungan Antara Pengetahuan Merek Sozzis dengan Volume Pembelian Produk Sosis Merek Sozzis Pada PT. Carrefour Cabang MTC Karebosi, Makassar
  262. Preferensi Konsumen Terhadap Hasil Olahan Daging Kuda di Makassar
  263. Analisis Kelayakan Usahatani Padi pada Sistem Pertanian Organik di Kabupaten Bantul
  264. Studi Zonasi Pengembangan Komoditas Unggulan Kabupaten Jeneponto
  265. Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Konsumsi Pangan Penduduk Pada Wilayah Permukiman Kat  di Kabupaten Mamuju Utara
  266. Analisis Dampak Blm-PNPM Mp 2008 Terhadap Sumber-Sumber Pendapatan Wanita Tani
  267. Analisis Dampak Kebijakan Pajak Ekspor dan Subsidi Harga Pupuk Terhadap Produksi dan Ekspor Kakao Indonesia Pasca Putaran Uruguay
  268. Analisis Pendapatan dan Efisiensi Aglaonema di Samarinda
  269. Peran Pedagang Kakao dalam Peningkatan Efisiensi Pasar di Sulawesi Selatan
  270. Analisis Pendapatan dan Kelayakan Finansial Usahatani Tanaman Sela di Antara Kelapa di Kabupaten Minahasa Propinsi Sulawesi Utara
  271. Analisis Kinerja Sektor Usaha Tani Padi Melalui Pendekatan Agribisnis
  272. Tingkat Keuntungan Kompetitif Usahatani Wijen dan Analisis Kelayakan Finansial Agroindustri Minyak Wijen di Situbondo
  273. Analisis Tataniaga Kentang di Propinsi Sumatera Utara
  274. Analisis Margin dan Efisiensi Pemasaran Rumput Laut di Desa Mandalle Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep
  275. Fluktuasi Harga, Transmisi Harga dan Marjin Pemasaran Sayuran dan Buah
  276. Analisis Efisiensi Usahatani Padi di Jawa Tengah (Penerapan Analisis Frontier)
  277. Analisis Efisiensi, Skala dan Elastisitas Produksi dengan Pendekatan Cobb-Douglass dan Regresi Berganda
  278. Analisis Nilai Tambah dan Strategi Pemasaran Keripik Singkong di Perusahaan “Mickey Mouse“ di Malang
  279. Analisis Finansial Varietas Unggul Jahe Putih Kecil di Jawa Barat
  280. Analisis Finansial dan Keuntungan yang Hilang dari Pengurangan Emisi Karbon Dioksida pada Perkebunan Kelapa Sawit
  281. Analisis Usahatani dan Sistem Pemasaran Kangkung dan Bayam di Kabupaten Jayapura, Papua
  282. Estimasi Efisiensi Ekonomis Usahatani Padi SRI (System Of Rice Intensification) (Studi Kasus di Desa Kawasen Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis)
  283. Pengaruh Efisiensi Teknik Terhadap Penawaran Tenaga Kerja Petani di Luar Usahatani Padi (Studi Kasus di Kabupaten Ciamis Propinsi Jawa Barat)
  284. Estimasi Efisiensi Teknis dan Ekonomis Usahatani Ganyong (Studi Kasus di Desa Sindanglaya Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis)
  285. Penggunaan Linear Programming dalam Penentuan Wilayah Pemasaran Beras di Kalimantan Timur
  286. Strategi Pengembangan Usaha Agribisnis KUD Barokah
  287. Pengaruh Harga Terhadap Volume Ekspor Udang Beku (Studi Kasus di PT. Misaja Mitra Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara)
  288. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Curahan Waktu Kerja Wanita
  289. Analisis Ekonomi Usaha Budidaya Tambak dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi
  290. Analisis Komparatif Usahatani Tumpangsari Karet-Pisang Kepok dan Karet-Nenas
  291. Penentuan Produksi Optimal Usahatani Jagung, Cabai Dan Kacang Panjang dengan Pendekatan Maksimisasi Keuntungan
  292. Studi Banding Resiko Ekonomi Usahatani Pepaya Varietas Thailand dan Hawaii
  293. Analisis Model Kemiskinan Perdesaan di Indonesia
  294. Permintaan Kedelai di Kota Samarinda
  295. Pendapatan Usaha Penjualan Tanaman Hias Adenium di Kota Samarinda
  296. Wilayah Potensial Untuk Penyebaran dan Pengembangan Peternakan di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Timur
  297. Pengaruh Luas Panen Terhadap Produksi Tanaman Pangan dan Perkebunan Di Kalimantan Timur
  298. Analisis Finansial Budidaya Anggrek Dendrobium (Studi Kasus di UPTD Balai Benih Induk Hortikultura Loa Janan)
  299. Pengaruh Harga Gula Impor, Harga Gula Domestik dan Produksi Gula Domestik Terhadap Permintaan Gula Impor di Indonesia
  300. Produksi dan Konsumsi Beras pada Tingkat Keluarga Tani (Studi Kasus di Desa Bukit Raya Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kertanegera)
  301. Pengaruh Bantuan Pinjaman Langsung Masyarakat Terhadap Pendapatan dan Efisiensi Usahatani Padi Sawah di Kabupaten Penajam Paser
  302. Analisis Finansial Usaha Pembesaran Ikan dalam Keramba Jaring Tancap
  303. Prospek Pengembangan Sapi Potong di Kabupaten Penajam Paser Utara
  304. Penentuan Komoditi Basis Sub Sektor Tanaman Pangan dan Hortikultura di Kabupaten Paser
  305. Analisis Pendapatan dan Efisiensi Usahatani Aglaonema (Aglaonema Sp.) di Samarinda (Studi Kasus pada Usaha Agribisnis Salma Shofa Samarinda)
  306. Pengaruh Produksi Nasional, Konsumsi Dunia dan Harga Dunia Terhadap Ekspor Crude Palm Oil (CPO) di Indonesia
  307. Analisis Finansial Jeruk Keprok di Kabupaten Kutai Timur
  308. Optimalisasi Distribusi Tahu (Studi Kasus Industri Pengolahan Tahu di Kota Samarinda)
  309. Optimalisasi Pendapatan Usahatani Kelapa Sawit
  310. Dampak Program Desa Mandiri Pangan Terhadap Tingkat Ketahanan Pangan Masyarakat di Desa Birang Kec. Gunung Tabur Kabupaten Berau
  311. Analisis Finansial Industri Minyak Goreng Kelapa Sawit di Provinsi Kalimantan Timur
  312. Pengaruh Biaya Produksi dan Penerimaan Terhadap Pendapatan Petani Padi Sawah di Loa Gagak Kabupaten Kutai Kartanegara
  313. Dampak Teknologi Mulsa Plastik Terhadap Produksi dan Pendapatan Petani Tomat (Lycopersicum Esculentum L. Mill) di Desa Bangunrejo Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara
  314. Penilaian Ekonomi Ekosistem Terumbu Karang di Perairan Bontang Kota Bontang
  315. Analisis Bioekonomi Pada Pemanfaatan Sumberdaya Ikan Pelagis Besar di Perairan Bontang
  316. Pemetaan Ekonomi Secara Sektoral dan Wilayah Melalui Pendekatan Elastisitas Kesempatan Kerja di Propinsi Sulawesi Selatan
  317. Analisis Sosial Ekonomi Masyarakat di Daerah Aliran Sungai Karang Mumus dalam Rencana Pengelolaan Lanskap Agroforestri
  318. Pemberdayaan Gapoktan Puap Kalimantan Barat Sebagai Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis Petani di Pedesaan
  319. Analisis Finansial Budidaya Ayam Petelur di Kalimantan Timur
  320. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi Lahan Pasang Surut di Kecamatan Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan

9 responses to “Jurnal Ekonomi

  1. saya mw ty sama bapak, kenapa tidak ada jurnal mengenai analisis permintaan cabe.

  2. mas agus jurnal mengenai efisiensi produksi yang menggunakan dea apa aja y mas? mohon bantuannya. terimakasih sebelumnya

  3. pa sya mau ngambil rencana judul skripsi PROSPEK PEMBANGUNAN PERTANIAN DI DESA PASAWAHAN kira kira jurnal apa yang cocok di jadikan acuan serta landasanya, mohon bantuanya.

    • Jika ingin membandingkan sektor pertanian dengan sektor lainnya, bisa digunakan analisis location quotient (LQ). Bisa juga menggunakan analisis I/O (input/output). Jika ingin menganalisis satu komoditas, bisa menggunakan Policy Analysis Matrix (PAM). Bisa juga menggunakan analisis SWOT jika ingin menganalisis strategi pembangunan pertanian.

  4. Pingin tambahan referensi masalah industri keripik singkong dan prospek pengembangannya….

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s